Pria atau Wanita Yang Lebih Cerdas Mengelola Keuangan?

Agustus 22, 2018 Lana rezky 0 Comments

Pria atau Wanita Yang Lebih Cerdas Mengelola Keuangan?

Sebuah studi menemukan bahwa laki-laki milenial lebih pandai dalam mengelola uang ketimbang perempuan milenial. Hal ini berdasarkan pemeriksaan terhadap sejumlah metrik keuangan kunci.

Dikutip dari CNBC, dalam studi yang dilakukan oleh MetLife tersebut terungkap bahwa hanya 54 persen perempuan milenial yang mengaku dapat mengendalikan keuangan mereka. Sementara itu, persentase laki-laki milenial yang mengakui hal itu mencapai 76 persen.

Studi dilakukan terhadap 2.675 orang pegawai di Amerika Serikat. Adapun klasifikasi milenial yang diteliti dalam studi tersebut adalah pegawai berusia 23 hingga 36 tahun.

Baca juga: 7 Kesalahan Mengelola Uang Yang Tidak Pernah Dilakukan Miliarder

Selain itu, studi tersebut juga menemukan bahwa 70 persen responden laki-laki milenial mengaku memiliki dana darurat setara tiga bulan gaji. Sementara itu, persentase perempuan milenial hanya 48 persen.

Dalam laporan-laporan terdahulu juga ditemukan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki pendekatan yang berbeda terkait uang. Laki-laki cenderung berani mengambil risiko, seperti berinvestasi di bitcoin, sementara perempuan cenderung memilih produk investasi yang lebih konservatif.

Studi yang dilakukan MetLife tersebut tak memberikan rincian mengenai alasan perempuan milenial tidak terlampau yakin dengan kondisi keuangan mereka. Namun demikian, studi-studi terdahulu menemukan alasannya.

Faktor-faktor seperti gaji yang kecil, ada waktu di mana perempuan keluar dari angkatan kerja, dan angka harapan hidup yang lebih panjang dapat membuat perempuan berada di situasi keuangan yang tidak terlalu menguntungkan. Faktor tersebut bisa menyebabkan stres dan ketidakmampuan dalam mengelola keuangan.

"Kita bisa menyimpulkan bahwa respon perempuan (milenial) seputar indikator-indikator finansial berkontribusi pada ketidakmampuan mereka dalam mengendalikan (keuangan). Sekira separuh dari mereka hidup dari gaji ke gaji, yang memengaruhi perasaan kecemasan mereka dan kemampuan membayar kartu kredit, serta mengesampingkan tabungan," ujar juru bicara MetLife.

0 komentar: