Penyebab Rambut Kenapa Bisa Menipis

Januari 31, 2019 0 Comments

Penyebab Rambut Kenapa Bisa Menipis

Rambut tentu merupakan salah satu hal penting dalam urusan penampilan.

Tak heran jika urusan menjaga kesehatan rambut juga sama pentingnya dengan kesehatan kulit kita.

Namun, ada beberapa orang mengalami penipisan rambut yang membuatnya kehilangan rasa percaya diri.

Khususnya wanita, menipisnya rambut memang bisa disebabkan karena perubahan hormon, saat menjelang fase menopause.

Kendati demikian, -ternyata,  ada banyak hal tak terduga lain yang bisa memicunya.

Berikut ini adalah hal-hal yang dapat memicu penipisan rambut.

1. Mengabaikan kesehatan kulit kepala
Dalam perawatan rambut, kita cenderung mengabaikan kondisi kulit kepala.

"Kita terlena dengan kepuasan instan," kata penata gaya Nunzio Saviano.

Menurut dia, kita melakukan banyak hal untuk tampilan luar namun mengabaikan akar permasalahan, seperti merawat kulit kepala dan folikel.

Pertambahan usia akan membuat pembuluh darah di kulit kepala menghilang.

"Ini membuat folikel rambut tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan," ucap Saviano.

Salah satu cara agar aliran darah lancar dan membuat rambut kembali subur adalah dengan memberi pijatan lembut di kepala setiap hari.

Cara ini akan memperhalus rambut dan merangsang kulit kepala.

2. Salah memilih sikat rambut
Sikat rambut berbahan plastik memang lebih murah, namun membuat rambut mudah rontok.

Sebagai gantinya, penata rambut Laura Burns menyarankan untuk membeli sikat rambut berbahan bulu.

"Sikat berbahan bulu seperti meluncur melewati rambut dan tidak menariknya," kata dia.

Baca juga: Rambut Wajah Pria Lebih Kotor dari Bulu Anjing?

3. Keramas setiap hari
Tekstur rambut mungkin berubah seiring bertambahnya usia.

Menurut dokter kulit Tsippora Shainhous, ini terjadi karena kulit berhenti mengeluarkan banyak minyak.

Untuk itu, dia merekomendasikan untuk mengurangi frekuensi keramas.

Sebaiknya, keramas dilakukan sekitar 2-3 kali seminggu, dan menggunakan sampo yang lebih lembut.

4. Terlalu banyak produk perawatan rambut
Terlalu banyak menggunakan produk perawatan rambut juga berkontribusi pada menipisnya rambut.

Semakin banyak krim, serum, dan semprotan yang kita aplikasikan, rambut akan terlihat lebih tebal dan kusam.

Jadi, biarkan rambut tumbuh indah dan sehat dengan mengurangi jumlah produk yang kita gunakan.

5. Terlalu sering terpapar sinar matahari
Setiap kali beraktivitas di luar ruangan, kita pasti akan menggunakan segala cara untuk melindungi kulit dari sinar matahari.

Hal yang sama seharusnya juga kita lakukan untuk rambut.

Menurut Dr. Shainhouse, radiasi sinar UV dari matahari dapat mengeringkan helai rambut dan membuat warna rambut memudar lebih cepat.

Untuk itu, dia merekomendasikan kita gar mengenakan topi lebar untuk menghalangi sinar matahari.

"Ini akan menjaga sinar matahari dari wajah, telinga, dan kulit kepala, yang rentan terhadap bintik-bintik penuaan, kerutan dini, kulit terbakar, dan mengembangkan kanker kulit," kata dia.

6. Kurang nutrisi
Menurut ahli bedah kosmetik Sonam Yadav, menopause menyebabkan penipisan dan kerontokan rambut pada hampir semua wanita.

Hal ini terjadi karena penurunan kadar estrogen yang merupakan bagian normal dari fase ini.

Beberapa kasus lebih ekstrem, wanita juga bisa mengalami kebotakan. Untuk mengatasinya, perhatikan asupan makanan.

Konsumsilah makanan yang kaya akan zat besi dan kalsium seperti bayam, susu, dan telur.

Jika kondisi semakin parah, segera hubungi dokter untuk mengantisias masalah medis mendasar yang bisa merusak hormon.

7. Malas berolahraga
Olahraga sangat baik untuk jantung, otak, dan hampir semua bagian tubuh kita, termasuk rambut.

Jadi, berkurangnya aktivitas fisik juga berdampak pada kondisi rambut. Kesuburan rambut juga bergantung pada sisem sirkulasi darah di tubuh.

"Dapatkan sirkulasi sebanyak yang bisa didapat. Aliran darah ke kulit kepala sangat bagus," kata Burns.

8. Stres
Menurut Dr Shainhouse, stres emosional dan fisik juga berdampak negatif pada rambut kerana dapat memecah beberapa folikel rambut.

Untuk mengatasinya, pastikan kita menangani sumber-sumber penyebab stres kronis dalam hidup kita.

Berkonsultasilah dengan penyedia kesehatan mental untuk mengetahui cara terabaik menyingkirkan stres.

Kita juga bisa melakukan beberapa aktivitas seperti meditasi dan olahraga.

0 komentar:

Cara Yang Benar Mengendarai Motor Listrik

Januari 17, 2019 0 Comments

Cara Yang Benar Mengendarai Motor Listrik

Industri otomotif sudah mulai merambah dunia elektrifikasi, salah satunya lewat produk sepeda motor listrik. Meskipun teknologi ini bukan barang baru di Indonesia, tetapi kehadirannya relatif masih minim dan belum banyak diketahui banyak orang.

Era motor listrik secara perlahan tapi pasti mulai masuk ke Indonesia. Salah satu faktanya, adalah Honda yang memperkenalkan PCX Electric, akhir Januari 2019.

Sepeda motor listrik punya karakter berbeda dengan jenis konvensional. Salah satu yang paling utama, biasanya motor listrik tidak mengeluarkan suara karena tidak punya knalpot yang mengandalkan mesin pembakaran dalam (internal combustion engine/ICE).

Dengan karakter yang berbeda ini, maka cara mengendarai motor listrik juga harus ada penyesuaian.

"Tipsnya sederhana, berkendaralah dengan santai. Buka gas secara perlahan. Kita tidak tahu besaran tenaga yang dihasilkan, karena otak atau tangan bergerak tanpa sumber informasi," ucap Hendrik Ferianto, Instruktur Safety Riding Astra Honda Motor ( AHM), saat dihubungi Kompas.com, Selasa.

Menurut Erik, begitu ia akrab disapa, tanpa informasi suara mesin atau knalpot, maka level kewaspadaan mengendarai sepeda motor listrik harus lebih tinggi. Biasanya, penendara itu mengandalkan visual, kinestetik, dan auditori sebagai dasar pengambil keputusan ketika sedang berkendara, apakah itu momen membuka gas, mengerem, berbelok, dan lain sebagainya.

"Saat mengendarai motor listrik, pendekatan auditori ini yang hilang. Karena motor listrik tidak mengeluarkan suara," ujarnya.

Erik menambahkan, agar pengendara di jalan umum mengetahui keberadaan kita yang tengah mengendarai motor listrik, sebaiknya membunyikan klakson. Ini dilakukan untuk memberikan informasi kepada pengguna jalan lain.

"Tidak semua pengendara selalu melihat spion. Apalagi jika tidak ada suaranya, orang lain akan sulit mendeteksi kehadiran kita," kata Erik.

Menurut Erik, jika konsumen ingin membeli motor listrik, yang harus diubah pertama kali adalah cara berkendara dan pola berpikirnya.

0 komentar: