Sudah Tahu Cara Mengatasi Ruam Popok Dan Penyebabnya? Yuk Cari Tahu Di Sini

Juni 10, 2020 1 Comments


Sudah Tahu Cara Mengatasi Ruam Popok Dan Penyebabnya? Yuk Cari Tahu Di Sini

Popok sekali pakai memang sangat praktis digunakan, terutama saat si kecil baru lahir karena ibu muda terkadang masih kerepotan dengan beberapa hal. Akan tetapi, beberapa masalah sering muncul seperti ruam akibat penggunaan popok. Oleh karena itu, harus segera diatasi dengan benar agar tidak iritasi secara terus menerus. Cara mengatasi ruam popok wajib ibu ketahui beserta penyebabnya agar dapat dihindari di kemudian hari. Yuk intip ulasannya di sini!

Penyebab Ruam yang Dialami Bayi
Penyebab pertama tentu karena popok yang terlalu ketat sehingga menyebabkan gesekan dengan kulit. Kulit bayi terutama di bagian pantat sangat sensitif, tipis, dan lembut, sehingga rentan iritasi, ruam, atau lecet. Penggunaan popok yang terlalu ketat menyebabkan kurangnya sirkulasi udara, sehingga sangat lembap. Tidak hanya itu, popok yang jarang ganti juga menjadi penyebab munculnya ruam karena infeksi bakteri dari cairan yang dikeluarkan bayi.

Penyebab lainnya karena makanan yang baru dikonsumsi oleh si kecil karena tubuhnya sedang melakukan adaptasi. Saat memasuki usia 6 bulan, biasanya di kecil akan dikenalkan dengan makanan pendamping ASI yang lebih padat. Jika anda memberikan asupan buah yang asam, maka kemungkinan kan timbul ruam. Jika si kecil hanya mengkonsumsi ASI, maka kemungkinan berasal dari makanan yang dikonsumsi si Ibu sehingga dapat mempengaruhi tinja bayi anda.

Tidak hanya itu, terkadang juga dikarenakan iritasi produk untuk bayi sehingga membutuhkan cara mengatasi ruam popok yang tepat. Anda harus mengenali produk yang dipakai bayi, mulai dari sabun, tisu basah, bedak, atau minyak yang mungkin mengiritasi kulit bayi. Produk produk tersebut bersentuhan langsung dengan kulit, sehingga dapat menyebabkan ruam di pantatnya. Kenali pula antibiotik yang dikonsumsi si kecil karena juga dapat menginfeksi kulit sensitifnya.

Cara Ampuh Atasi Ruam pada Bayi
Pertama selalu perhatikan kebersihan si kecil dengan cara mencuci tangan sebelum mengganti popok bayi anda. Setelah itu, pastikan rajin mengganti popok buah hati anda agar tidak lembap atau terinfeksi bakteri yang dikandung kotorannya. Bersihkan area yang tertutup popok dengan air yang bersih dan sabun jika si kecil baru saja buang air besar. Jika anda memakai tisu basah, pastikan memilih produk yang tanpa pewangi dan alkohol agar aman untuk kulit sensitifnya.

Setelah membersihkannya, anda dapat mengeringkan area yang tertutup popok dengan kain yang lembut. Setelah itu, oleskan krim yang mengandung zinc oxide di area yang muncul ruam. Krim atau salep ini dibeli bebas di apotek tanpa resep dokter. Cara mengatasi ruam popok selanjutnya adalah memastikan krim yang telah dioleskan kering terlebih dahulu. Setelah itu, anda dapat memakaikan si kecil popok yang masih bersih sehingga ruam kulit segera sembuh.

Hal Hal yang Harus Diperhatikan
Jika dalam waktu 2 sampai 3 hari ruam tidak kunjung membaik, anda dapat membawa si kecil ke dokter. Dengan begitu, dokter dapat memeriksa sakitnya dan memberi beberapa krim agar ruam segera membaik. Setelah itu, pastikan merawat kulitnya dengan baik dan benar seperti tidak menggosok kulit yang masih lecet agar ruam tidak semakin parah. Anda juga dapat mengganti popok si kecil dengan ukuran yang lebih besar daripada biasanya agar tidak terlalu ketat.

Cara perawatan ketiga dapat pula mengehentikan penggunaan popok sekali pakai hingga ruam si kecil sembuh. Kulit yang tidak tertutup oleh popok akan semakin cepat penyembuhannya karena luka atau lecet semakin cepat kering. Pastikan anda mengoleskan krim resep dokter secara rutin selama beberapa hari dan pastikan selalu mengecek perkembangan kulitnya. Jika ruam belum sembuh, anda dapat membawa si kecil ke dokter spesialis kulit agar ditangani lebih intensif.

Melalui merries.co.id anda dapat mengecek berbagai ulasan produk popok, tetapi juga terdapat tips perawatan bayi termasuk cara mengatasi ruam popok. Bayi yang mengalami ruam memang biasa terjadi, tetapi harus segera diatasi agar tidak semakin parah. Anda dapat memberi krim dari dokter dan memberikan perawatan yang tepat. Gantilah popok secara rutin dengan selalu menjaga kebersihannya, sehingga bakteri tidak membuat kulit sensitif si kecil semakin iritasi.

1 komentar: