Menemukan 4 Persembunyian Tempat Wisata di Makassar

September 27, 2020 0 Comments

Wisata Makassar

sumber : superadventure.com

Pergi berwisata ke Makasar akan terkesan lebih berharga jika Anda bisa mengunjungi beberapa tempat yang tidak biasa. Seperti yang kita tahu bahwa Makassar tidak hanya terkenal dengan pantai Losari atau benteng Fort Rotterdam saja. Banyak potensi tempata wisata di Makassar tersembunyi yang tidak kalah indahnya seperti yang akan di jelaskan di bawah ini.

Pulau Kapoposang

sumber : jejakpiknik.com

Terletak 70 km dari Makassar, dan selanjutnya ke selatan menuju Selat Makassar, Pulau Kapoposang adalah nirwana perairan jernih yang tenang, kehidupan laut yang kaya dan pasir putih yang bersih. Sebagai pulau tak berpenghuni, Pulau Kapoposang adalah tujuan yang tepat untuk menikmati keindahan alam dalam kedamaian mutlak. Yang juga terkenal sebagai salah satu tempat menyelam paling beragam di seluruh nusantara, para penyelam memiliki kesempatan untuk menyaksikan ikan pari, kura-kura dan hiu.

Cara menuju pulau kapoposang.Pergilah ke Fort Rotterdam dimana ada operator kapal yang menawarkan transportasi ke pulau-pulau ini. Pada umumnya tarif berkisar antara Rp 270.000 - RP 2.000.000 tergantung pada pengaturan perjalanan Anda.

Pulau Lae Lae

sumber : jejakpiknik.com

Pulau Lae-lae sendiri termasuk dalam gugusan pulau-pulau yang berada di dalam kawasan tempat wisata di Makassar. Pulau ini sebenarnya tak jauh dari pesisir Pantai Losari, bahkan bisa dibilang jaraknya sangat dekat dengan bibir kota, sehingga pemandangan dari beberapa titik di Pulau Lae-lae terlihat hiruk pikuk kota Makassar dengan kasat mata. Jika Anda sedang berada di Pantai Losari mungkin dengan memandang ke seberang Anda sudah bisa melihat pulau ini.

Jarak Pulau Lae-lae dari pesisir Pantai Losari sekitar 1,5 km dan jika ditempuh dengan perahu penyeberangan hanya membutuhkan waktu tidak lebih dari 5 menit. Tempat penyeberangan untuk ke Pulau Lae-Lae ada beberapa tempat diantaranya Dermaga Panyua, Dermaga Kayu Bangkoa dan Pelabuhan Paoetere tetapi masyarakat setempat lebih memilih dermaga Kayu bangkoa sebagai dermaga penyeberangan ke Pulau Lae-Lae karena sangat dekat jaraknya.

Selama Perang Dunia II, pulau ini digunakan sebagai benteng pertahanan oleh tentara Jepang. Diyakini memiliki terowongan bawah tanah yang terhubung dengan Fort  Rotterdam di Kota Makassar, Pulau Lae Lae penuh dengan reruntuhan Perang Jepang. Berjalan-jalan di sekitar pulau ini akan mengungkapkan sisa-sisa bangunan sejarah legendaris serta formasi batuan yang sangat menawan. Kegiatan populer lainnya di pulau ini termasuk snorkeling, menyelam dan memberi makan ikan.

Air Terjun Lengang Laiya

sumber : tambahwawasanapasaja.blogspot

Perjalanan 2,5 jam dari kota Makassar terdapat tempat wisata menakjubkan yang belum banyak diketahui orang, Air Terjun Lengang Laiya. Terletak di Desa Laiya di Kabupaten Maros, air terjun ini menawarkan  keindahan spektakuler. Saat Anda sampai di tempat tujuan, Anda akan disambut oleh hamparan hutan pohon pinus yang menjulang tinggi yang harus Anda masuki untuk mencapai air terjun yang menakjubkan ini. Apa yang menanti di sisi lain hutan adalah air terjun berjenjang yang menakjubkan dengan latar belakang pemandangan hijau pegunungan, lembah dan pepohonan yang tinggi. Air Terjun Lengang Laiya adalah tempat yang tepat untuk berenang, bersantai dan menikmati udara segar dan pemandangan indah.

Dari Makassar, dibutuhkan 1,5 jam berkendara ke kota Maros. Dari sini, dibutuhkan waktu 1 jam perjalanan lagi ke Bonto Manai di desa Laiya dimana air terjun berada.

Danau Tanralili

sumber : mydaypack.com

Terletak di lereng Gunung Bawakaraeng dan berada 1.454 meter di atas permukaan laut terdapat Danau Tanralili. Hanya 2 jam di luar Makassar, danau ini masih relatif belum ditemukan dan baru belakangan ini mendapat popularitas di kalangan komunitas hiking, camping dan akademis setempat. Juga dikenal sebagai Lembah Loe, karena lokasinya di antara tebing yang megah dan lembah yang curam.. Datanglah ke sini untuk bersantai dan menikmati pemandangan pegunungan yang tenang dan mempesona.

Dari Makassar Anda bisa mengambil rute ke Malino, Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa. Begitu sampai di Malino, perjalanannya 1 jam ke desa Lengkese. Danau ini berjarak sekitar 2-3 jam berjalan kaki dari desa ini.

Sangat seru bukan, menikmati tempat wisata di makassar yang tersembunyi. Jangan lupa untuk meluangkan waktu bersama keluarga mengunjungi tempat wisata di Makassar yang masih belum ramai dikunjungi ini.

 

 

0 komentar: