Macam-Macam Zakat dan Cara Penghitungannya

Oktober 22, 2020 0 Comments

Zakat

Zakat merupakan harta yang wajib dikeluarkan oleh umat muslim dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan. Oleh karena itu hukumnya wajib bagi kita yang memenuhi syarat-syarat untuk menyisihkan harta kita untuk berzakat. Zakat ini juga termasuk ibadah karena masuk dalam rukun islam yang ke empat. Selain ibadah, zakat bukan hanya suatu ibadah saja, namun juga aktiivitas sosial yang ada di masyarakat yang dapat berkembang. Dan berikut ini macam-macam zakat:

1.     Zakat Fitrah

Zakat fitrah merupakan zakat yang wajib dikeluarkan ketika akan menjelang hari raya umat islam yaitu hari raya idul fitri. Besar zakat ini sekitar 2,5 kg atau 3,5 liter beras atau bisa juga dengan makanan pokok per jiwa. Namun, beras atau makanan pokok tersebut dapat diganti dengan uang senilai 2,5 kg atau 3,5 liter beras. Zakat fitrah dibayarkan untuk dirinya sendiri dan juga untuk orang-orang yang berada dalam tanggungannya, seperti anak-anaknya.

 

2.     Zakat Maal

Maal yang berarti harta, maka zakat maal adalah salah satu zakat yang dikeluarkan umat muslim untuk mensucikan hartanya. Syarat-syarat atau ketentuan seseoranh yang wajib mengeluarkan zakat maal yaitu

·         Beragama islam

·         Baligh dan berakal

·         Harta milik orang yang hendak berzakat

·         Bebas dari hutang

·         Mencapai nishab

·         Mencapai haul atau sudah selama satu tahun

·         Harta yang berpotensi untuk berkembang

Inilah beberapa macam zakat maal jika dibagi menurut objeknya :

a. Emas dan perak

Harta yang berpotensi untuk berkembang salah satunya yaitu emas dan perak . Nishab emas sebanyak 20 dinar atau setara dengan 85 gram emas.dan zakat emas diambil sebesar 2.5% atau 1/40. Sedangkan untuk perak, nishab perak adalah 200 dirham atau setara dengan 595 gram. Zakat perak diambil 2,5% dengan hitungan yang sama dengan zakat emas.

 

b. Binatang ternak

Binatang ternak tentu memiliki nishab yang berbeda-beda. Ada tiga bintang ternak yang harus dikeluarkan zakatnya, yaitu kambing, sapi, dan unta.

 

c. Hasil pertanian

Nishab hasil pertanian yaitu sekitar 750 kilogram. Namun pendapat lain menyebutkan bahwa untuk beras, nishabnya sebesar 815 kilogram. Jenis pengairan juga berpengaruh terhadap jumlah zakat. Jika dialiri dengan hujan, maka kadar zakatnya adalah 10%. Dan jika menggunakan irigasi, maka zakatnya hanya 5%.

d. Hasil perdagangan

Persyaratan untuk umat islam wajib mengeluarkan zakat perdagangan yaitu nilai barang dagangnya mencapai nishab emas dan perak. Menambahkan modal dan laba, dikurangi kerugian lalu dikali dengan 2.5 persen merupakan cara penghitungan zakat ini. Proses perhitungan keuangan yang cukup rumit, oleh karena itu kami sarankan untuk anda menggunakan Bukukas, supaya pengelolaan keuangan zakat anda bisa lebih terstruktur dan mudah.

Itulah berbagai macam zakat dan juga cara penghitungannya. Dan Bukukas selalu siap membantu anda mengelola keuangan untuk zakat, supaya memudahkan anda dalam proses penghitungan. Selamat mencoba!

 

0 komentar: