3 Penyakit yang Banyak Muncul saat Pancaroba

November 03, 2020 0 Comments

 Musim Pancaroba

Peralihan musim sudah tiba. Pagi yang cerah dan siang hingga sore diguyur hujan badai atau sebaliknya mungkin akan mewarnai hari-hari kita hingga beberapa bulan ke depan. Perubahan yang tiba-tiba seperti ini tak ayal memicu kemunculan beberapa penyakit musiman. Maka dari itu, selain mempersiapkan payung sebelum meninggalkan rumah, ada baiknya juga Anda melengkapi diri dengan asuransi rawat jalan untuk tindakan perlindungan diri.

Salah satu contoh produk proteksi yang dimaksud di atas adalah asuransi Prima dari My Protection, yang bisa Anda pelajari lebih lanjut dalam link berikut: 

https://www.myprotection.id/id/products/prima. Namun, meskipun sudah melindungi diri dengan asuransi, ada baiknya jika Anda tetap mengetahui beberapa penyakit yang umum muncul di musim ini sehingga bisa lebih waspada. Berikut ini adalah beberapa penyakit yang dimaksud:

1.       Flu atau pilek. Dikutip dari Hello Sehat, penyakit ini berasal dari virus yang akan berkembang biak dengan cepat ketika penurunan suhu di udara terjadi. Di saat yang bersamaan, sistem imun tubuh juga mengalami perubahan ketika udara menjadi dingin. Akibatnya, imunitas tubuh kurang peka dan virus lebih mudah menyebar dalam sel darah. Meski begitu, penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya pada semua kalangan umur. Hanya saja, menurut Alodokter, anak berusia di bawah2 tahun dan lansia di atas 65 tahun berpotensi memiliki komplikasi lain dari flu atau pilek.

2.       Demam berdarah dengue (DBD). Tahukah Anda kalau daerah yang punya kasus COVID-19 tertinggi di Indonesia juga merupakan wilayah yang punya banyak kasus DBD? Ya, menurut berita dalam portal Bisnis.com, ada 7 provinsi di bulan Juni 2020 yang menyumbang angka kasus COVID-19 dan DBD terbanyak. Mengutip Alodokter, penyakit ini disebabkan oleh gigitan nyamuk yang terinfeksi virus dengue. DBD bisa banyak bermunculan saat pancaroba sebab virus dengue bertahan di iklim tropis dan akan makin berkembang ketika musim hujan. Beberapa gejala penyakit ini antara lain demam tinggi secara tiba-tiba, sakit kepala parah, nyeri di bagian belakang mata, nyeri otot dan sendi, mual, muntah, lemas, sampai muncul bintik-bintik merah di kulit. Untuk kasus yang parah, bahkan, DBD bisa menyebabkan pendarahan ringan di sekitar gusi dan hidung, pendarahan berat, hingga kematian.

3.       Chikungunya. Penyakit ini sebetulnya hampir mirip dengan DBD. Sebab, jenis nyamuk juga cara penularannya sama seperti DBD. Bedanya, nyamuk aedes aegypti itu membawa virus chikungunya. Tak heran jika gejala chikungunya pun mirip dengan DBD. Meski tidak sampai menyebabkan kematian, chikungunya dapat membuat kelumpuhan sementara bagi penderitanya dan demam selama berbulan-bulan. Penyakit ini bisa menyerang semua keloompok umur, tapi risiko tingginya terletak pada baru lahir atau lansia di atas 65 tahun juga pasien kondisi medis lain seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung.

Itulah dia tiga macam penyakit yang banyak mewabah saat pancaroba tiba. Selain melengkapi diri dengan asuransi, jangan luap juga untuk menjaga kondisi tubuh agar selalu fit seperti dengan banyak minum air putih, konsumsi makanan bergizi, dan minum vitamin C. dengan begitu, Anda bisa meminimalisir risiko terjangkit penyakit-penyakit di atas. Semoga informasi dalam artikel ini berguna untuk Anda, ya.

 

0 komentar:

5 Cara Mencuci Rambut Dengan Benar Agar Sehat Berkilau

November 03, 2020 0 Comments

Mencuci Rambut

Banyak orang yang memiliki kebiasan mencuci rambut rutin setiap hari, namun ada juga yang membatasi dengan jarak dua hari sekali melakukan keramas. Tetapi, banyak wanita yang masih mengeluh tentang masalah rambut, padahal mereka sering melakukan cuci rambut. Hal ini berarti cara mencuci rambut yang mereka praktekkan kurang tepat, sehingga membuat masalah rambut terus bermunculan.

Kiat Penting Untuk Mencuci Rambut Dengan Benar.

1. Gunakan Air Hangat

Sebaiknya saat melakukan ritual keramas pada rambut menggunakan air dengan suhu yang hangat. Pastikan air yang digunakan jangan terlalu panas, karena dapat membuat rambut menjadi lebih kering. Penggunaan air hangat dapat membuat pori-pori yang ada di kulit kepala menjadi terbuka.

Dengan air hangat pula dapat membuat kulit kepala menjadi tetap sehat, karena kandungan vitamin yang dimiliki oleh shampo mudah terserap oleh kulit rambut secara cepat. Keramas menggunakan air hangat mampu membersihkan kotoran yang ada di rambut secara maksimal.  Air hangat dapat membuka kutikula rambut sehingga dapat mengangkat kotoran, sel kulit mati serta ketombe yang ada dirambut.

2. Pakai Shampo di Bagian Kulit Kepala Saja

Cara mencuci rambut yang benar selanjutnya yaitu dengan menggunakan shampoo hanya di bagian kulit kepala saja. Karena, sebenarnya shampo hanya diperuntukkan untuk kulit kepala, bukan untuk ujung rambut. Pada dasarnya kandungan yang dimiliki shampo akan yang  diserap oleh kulit kepalamu dan nantinya akan berdampak pada kesehatan serta tampilan dari rambutmu.

3. Jangan Terlalu Sering Mencuci Rambut

Ternyata sering melakukan keramas pada rambut dapat menyebabkan kerusakan pada rambut. Sering mencuci rambut akan menghilangkan minyak alami yang ada pada kulit kepala. Selain itu juga, dapat membuat rambutmu menjadi lebih kering dan membuat ujung dari rambutmu menjadi bercabang. Disarankan memberi jarak kurang lebih sekitar dua hari, agar rambutmu tetap terawat dan indah.

4.  Pijat Secara Lembut

Melakukan cara mencuci rambut yang salah juga dapat membuat ujung rambut menjadi bercabang atau pecah-pecah. Lakukan gerakan memutar dan kemudian pijat kulit kepala menggunakan shampoo kira-kira 20 detik. Setelah melakukan pijatan, biarkan kandungan yang ada di shampo meresap hingga ke ujung rambutmu secara maksimal. Hal tersebut dapat membuat rambut menjadi sehat dan indah.

5. Bilas Dengan Bersih

Hal terakhir yang dapat kamu lakukan setelah melakukan semua tahapan yaitu membilas dengan bersih agar sebum yang ada pada shampoo tidak tertinggal. Karena kamu menggunakan air hangat di awal keramas, pastikan saat membilas kamu menggunakan air dingin.

Kegunaan air dingin saat membilas yaitu dapat membuat pori-pori kulit kepala yang sempat terbuka saat awal keramas dapat tertutup kembali saat kamu membilas menggunakan air dingin. Cara mencuci rambut dengan tahap ini membuat tampilan rambutmu semakin lembut dan bersinar.

Jangan pernah anggap sepele saat melakukan keramas rambut. Hal diatas merupakan cara yang tepat dan benar saat hendak melakukan cuci rambut, yang dapat membuat rambutmu sehat, bersinar, kuat serta lebih terawat. Mungkin kamu akan merasa kesusahan, namun lambat laun kamu akan menjadi kebiasaan dengan tahapan itu semua.

Masalah rambut yang kamu hadapi, seperti ketombe, rambut rontok, kering ataupun berminyak mungkin saja dapat teratasi saat kamu mengikuti semua langkah-langkah diatas. Semoga bermanfaat dan membantu kamu yang tengah memperbaiki keadaan rambut.

 

 

 

 

0 komentar: