Hal Penting saat Membangun Bisnis Startup, Anda Wajib Paham

Juli 28, 2021 0 Comments



Bisnis Startup

Seiring berjalannya waktu dan perkembangan teknologi, makin banyak pula startup yang bermunculan menawarkan solusi atas berbagai masalah dan kebutuhan masyarakat. Bisnis startup memang terbilang menggiurkan, namun tidak bisa dijalankan dengan asal-asalan. Potensi yang besar dibarengi pula dengan resiko yang sebanding. Jadi sebagai seorang pebisnis, Anda wajib mempertimbangkan benar ketika akan memulai startup di sektor apapun.

Tidak sekedar memiliki uang atau gagasan saja, banyak hal-hal yang harus dilakukan agar startup yang Anda bangun bisa terus berkembang dan membawa kesuksesan untuk Anda. Tentu, hal-hal ini sifatnya sangat relatif, namun setidaknya poin-poin yang akan disebutkan di bagian selanjutnya adalah hal umum. Tinggal diadaptasi saja pada bisnis yang digeluti, sehingga bisa memberikan stimulus pada potensi keuntungan Anda.


1.  Riset pada Masalah atau Kebutuhan Pasar

Well, pada dasarnya startup atau banyak bisnis kekinian dibangun dan diinisiasi dari hasil riset atau pengamatan atas masalah atau kebutuhan yang ada di masyarakat. GoJek, muncul sebagai solusi transportasi personal, berstandar, dan bisa digunakan kapan saja. Shopee atau marketplace menjadi solusi kebutuhan belanja tanpa perlu meninggalkan rumah. Begitupun banyak startup lain yang muncul.

Intinya, Anda wajib melakukan riset terlebih dahulu pada kebutuhan dan masalah yang ada di masyarakat. Akan lebih baik jika sesuai dengan bidang yang Anda geluti, sehingga pengembangan dan insight-nya akan lebih mendalam. Jangan ragu untuk berdiskusi dengan orang-orang kepercayaan Anda, untuk merumuskan satu ide solutif untuk diluncurkan sebagai layanan inovatif untuk membantu masyarakat.


2.  Imbangi dengan Mengikuti Proses Legal

Pembangunan ide, merumuskan konsep bisnis, desain kantor dan workflow, menyusun tim dari orang-orang yang sudah Anda kenal, serta mengatur cash flow yang akan terjadi, akan terasa sangat menyenangkan. Namun Anda tak boleh melupakan hal krusial dalam pembangunan dan pendirian bisnis, yakni proses legal yang berkaitan dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

       Setidaknya ada beberapa hal yang wajib Anda lakukan.

       Pengajuan permohonan izin usaha.

       Pendaftaran nama bisnis startup yang akan Anda buka.

       Mendapatkan NPWP perusahaan atau bisnis.

       Mengajukan klaim merk dagang.

       Pembuatan rekening bank terpisah atas nama perusahaan atau bisnis.

       Beradaptasi dengan aturan industri setempat.

       Penyusunan kontrak untuk pihak-pihak yang nantinya akan terkait.


3.  Selesai dengan Regulasi? Saatnya Temukan Relasi dan Partner

Setelah menyelesaikan urusan regulasi dan aturan yang berlaku, maka saatnya Anda berlanjut ke tahap selanjutnya. Menemukan relasi dan partner atau mitra bisnis yang tepat akan jadi stimulus besar untuk bisnis startup yang Anda miliki. Tentu saja, pihak-pihak yang harus Anda ‘dekati’ dengan satu dan lain cara, wajib merupakan pihak yang kredibel dan berkualitas. Rumah yang bagus akan kokoh jika dibangun dengan material berkualitas bukan?

Untuk langkah awal, Anda bisa bekerja sama dengan beberapa pihak seperti pengacara, akuntan publik bersertifikat, perusahaan yang mengurus asuransi, serta bankir yang kompeten. Pihak-pihak ini akan banyak membantu pendirian bisnis, baik secara praktis maupun regulatif, sehingga bisnis Anda bisa benar-benar dibangun dengan dasar yang kuat.

Untuk staf internal sendiri, pastikan Anda bisa memberikan standar jelas pada kompetensi yang dibutuhkan. Mulai dari bagian manajemen hingga seluruh staf, harus memiliki visi yang sama untuk pengembangan dan kemajuan perusahaan.


4.  Urusan Praktis pada Bisnis Startup Anda

Nah setelah selesai dengan semua urusan tersebut, jangan lupakan juga untuk urusan bisnis Anda secara praktis. Mulai dari branding, nilai jual unik produk, konsistensi, serta pemahaman terkait teknologi yang digunakan dan rencana pengembangan, semua juga wajib dibahas secara mendalam dan dengan pertimbangan yang terukur.

Branding yang kuat akan memberikan kekuatan pada produk untuk terus menjelajah pasar. Asosiasi yang tepat pada satu atau beberapa hal, identitas yang dimiliki, serta citra yang menempel pada produk atau layanan Anda, akan penting untuk membuat bisnis bertahan lama. Branding juga terkait dengan aktivitas pemasaran yang terencana, terukur, dan dapat dilihat hasilnya.

Mengenai keunikan produk, memang ada pepatah mengatakan tidak ada yang baru di bawah matahari. Namun setidaknya Anda bisa membuat produk yang Anda miliki menonjolkan sesuatu yang tak dimiliki produk lain. Cara lain adalah mempromosikannya dengan cara yang berbeda, untuk menarik perhatian publik luas.

Konsistensi dalam aktivitas bisnis dan pemasaran. Menjalani proses tahap demi tahap, melihat hasil aktivitas pemasaran, mengevaluasi, melakukan peningkatan, secara terus menerus, membutuhkan konsistensi besar. Komitmen Anda akan sangat diuji setiap waktu, untuk terus fokus pada bisnis startup yang Anda bangun ini.

Pengembangan bisnis yang terencana, meski masih merupakan pemain baru, Anda juga wajib memiliki proyeksi pengembangan bisnis ke depan. Dengan perencanaan yang matang, Anda akan selalu siap ketika ada investor atau mitra yang menawarkan kerjasama dalam bentuk apapun.

 

Nah itu tadi sedikit hal-hal yang harus dilakukan saat membangun bisnis startup, agar sukses dan membawa keuntungan bagi Anda. Untuk membantu pengembangan bisnis dan operasional, Anda juga bisa menggunakan layanan Jokul by DOKU, yang dapat membantu mengurus pembayaran online dan mendokumentasikan setiap transaksi secara lengkap dan rinci. Jadi ketika waktunya memindahkan ke buku besar, Anda tak lagi perlu repot melakukan penyortiran. Segera daftarkan akun dan integrasikan Jokul dengan bisnis Anda sekarang juga!

 

0 komentar: